Langsung ke konten utama

Apa Saja Kebijakan Website dalam Teknologi Informasi ?

Kebijakan Website
IT Policy adalah sebuah kebijakan atau aturan-aturan atas perilaku user terhadap penggunaan fasilitas dan layanan teknologi informasi seperti penggunaan email, website, wireless, jaringan, software, hardware, internet, dan lain-lain.
Kebijakan masing-masing institusi  dalam penggunaan fasilitas IT akan berbeda, bergantung pada kondisi infrastruktur yang dimiliki oleh institusi. Perlunya dibuat IT Policy untuk menjaga agar fasilitas IT yang telah dimiliki dapat digunakan secara sesuai dan tepat guna.
Kebijakan-kebijakan dalam penggunaan teknologi informasi ini harus dilihat dari 4 aspek, yaitu:
           1.    Hukum
Aspek hukum terkait dengan undang-undang atau peraturan-peraturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pihak yang terlibat dalam penggunaan fasilitas IT. Aspek hukum inilah yang mengatur kebijakan-kebijakan penggunaan layanan dan fasilitas IT. Segala bentuk peraturan, kebijakan, dan pertanggungjawaban atas pelanggaran harus diatur dalam perundang-undangan. Universitas harus mengatur kebijakan-kebijakan tersebut dan menindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran.
           2.    Moral
Segala tindakan yang melanggar moral, seperti tindak asusila, pornografi, pelecehan terhadap pihak tertentu melalui fasilitas IT harus ditindak tegas oleh universitas. Sikap moral dalam ber-IT harus ditanamkan mulai dari pejabat sampai tingkat bawah.
           3.    Etnik
Sikap dan perilaku dalam menggunakan fasilitas IT juga harus sopan dan tidak mengganggu pengguna lain.
           4.    Nilai
Nilai-nilai yang terkait dalam IT Policy antara lain: nilai kebebasan akademik, tingkat keamanan dan privasi. Sehingga pengguna merasa nyaman dalam menggunakan fasilitas IT yang disediakan oleh universitas.

Cakupan IT Policy yang diatur dalam universitas antara lain:
           a.    Penggunaan Alamat Email Resmi
Penggunaan email resmi yang membawa nama universitas hanya untuk staff/dosen dan unit/fakultas/prodi dalam universitas tersebut. Untuk urusan surat-menyurat elektronik dari dan untuk staff-ke-staff lain harus menggunakan alamat email universitas.
           b.    Penggunaan Domain Resmi
Setiap unit atau kegiatan yang berkaitan dengan universitas harus menggunakan subdomain universitas.
           c.    Penggunaan Wireless
           d.    Penggunaan Software dan Hardware
Manfaat yang dapat diambil dengan adanya IT policy antara lain: agar instansi dapat memastikan penggunaan IT pada instansi tersebut dengan efektif; untuk melindungi proses bisnis; untuk melindungi privasi karyawan; beberapa instansi juga menggunakan IT policy untuk membatasi purchasing dan support sehingga dapat menekan biaya instansi tersebut untuk keperluan IT.

Referensi :

Simarmata, Janner. 2010. Rekayasa Web. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET. 

Pratama, Mudafiq Riyan. “IT Policy – Kebijakan Penggunaan Fasilitas IT pada Universitas”. 13 April 2016. http://www.mudafiqriyan.net/2012/05/it-policy-kebijakan-penggunaan-fasilitas-it-pada-universitas/

Zamzam, Allegiance. “Pengertian dan Fungsi Privacy Policy”. 11 April 2016. http://www.zallegiance.com/2014/11/pengertian-dan-fungsi-privacy-policy.html.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen untuk Membuat Film Pendek

Dalam membuat suatu karya, seseorang tidaklah harus memiliki alat-alat yang canggih dan sering digunakan untuk membuat suatu karya yang sangat besar. Misalnya dalam pembuatan film, seseorang tidak harus memiliki komponen-komponen seperti pembuatan film-film berkelas yang menggunakan teknologi modern. Saya akan menjelaskan beberapa komponen yang dibutuhkan untuk pembuatan film pendek yang bias dikatakan berkualitas. Kamera Kamera merupakan satu komponen penting dalam pembuatan suatu film. Membuat film tidaklah harus menggunakan kamera yang digunakan pada produksi-produksi film besar, dalam pembuatan film pendek kita bisa menggunakan kamera sekelas DSLR untuk mendapatkan hasil gambar yang bagus. Memilih kamera yang tepat juga diperlukan untuk mengurangi pengeluaran budget dalam meproduksi sebuah film pendek.      Ada baiknya dalam pemilihan sebuah kamera harus memiliki fitur Image stabilizer / Image Stabilization untuk mengambil gambar lebih stabil tanp...

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...

Pengantar Teknologi Game

Teknologi Game Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi. Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. Dalam bahasa Indonesia game berarti permainan. Permainan yang dimaksud dalam game juga merujuk pada pengertian sebagai kelincahan intelektual (intellectual playability). Sementara kata game bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intele...