Langsung ke konten utama

Pengenalan Privacy Website

Privacy Website

Privacy Website atau dengan kata lain Privacy Policy adalah suatu dokumen atau halaman yang memberikan penjelasan kepada visitor web atau blog, tentang bagaimana Anda mengelola informasi atau data yang Anda dapat dari mereka.
Privacy Website juga memberikan bukti tentang siapa pemilik blog atau web tersebut, jika suatu ketika ada seorang pengunjung blog atau web tersebut ingin menanyakan hal hal yang berkaitan dengan situs tersebut dapat dengan mudah menemukan siapa pemilik web atau blog tersebut, dan masih banyak lagi fungsinya. Dengan adanya privacy website di dalam blog, maka secara tidak langsung situs tersebut akan terlihat lebih profesional. Bahkan Google Adsense serta juga situs periklanan lainnya membutuhkan adanya halaman ini untuk memperkuat peninjauan supaya jauh lebih meyakinkan .
Sistem Website harus memastikan bahwa informasi dikomunikasikan dan disimpan secara aman dan hanya dapat diakses oleh mereka yang berhak saja. Data- data pribadi yang bersifat pribadi harus dapat terjaga dan dapat di pastikan terproteksi dengan baik. Contoh kasus seperti usaha penyadapan (dengan program sniffer). Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privasi dan meningkatkan penggunan teknologi kriptografi.
Isi dari Privacy Website itu sendiri adalah tentang penggunaan Log Files, DoubleClick Dart Cookie, Our Advertising Partners, Third Party PrivacyPolicies, Children's Information, Online Privacy policy Only, dan kebijakan privasi lainnya yang dibuat oleh pemilik situs tersebut yang berbeda namun dengan tujuan yang sama dari para pemilik web atau blog.

Referensi :

Simarmata, Janner. 2010. Rekayasa Web. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.

 

Aji, Dimas Setya. ”ASPEK HUKUM & KEAMANAN PADA INTERNET”. 11 April 2016. http://www.kamu-info.web.id/2015/04/aspek-hukum-keamanan-pada-internet.html.



Zamzam, Allegiance. “Pengertian dan Fungsi Privacy Policy”. 11 April 2016. http://www.zallegiance.com/2014/11/pengertian-dan-fungsi-privacy-policy.html.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...

Pengertian dan Fungsi Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) HTTP singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengirim dokumen atau halaman dalam WWW atau World Wide Web. Sedangkan pengertian HTTP menurut kamus besar adalah protokol jaringan untuk didistribusikan, kolaboratif, sistem informasi hypermedia. HTTP adalah dasar dari komunikasi data untuk WWW. Dalam pengertian HTTP tersebut, menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan dan seperti apa respon dari browser. Sejarah protokol HTTP pertama kali digunakan dalam WWW sekitar tahun 1990. Nah yang dipakai pada masa itu ialah protokol HTTP versi 0.9 yang merupakan protokol transfer data secara mentah, maksud mentah disini yaitu data tersebut dikirimkan tanpa melihat tipe dari dokumen itu sendiri. 6 Tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1996, protokol HTTP mengalami perbaikan sehingga menjadi protokol HTTP versi 1.0. Dan pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi selanjjutnya yaitu 1.1 untuk mengakomodasi...

Budaya Permainan Tradisional Indonesia

Permainan Tradisional Indonesia yang Mulai di Tinggalkan Indonesia adalah negeri yang kaya akan alam dan budaya. Budaya di Indonesia diantaranya Makanan Tradisional,Permainan Tradisional,Tari Tradisional dan lain lain. Disini saya akan membahas tentang Permainan Tradisional yang ada di Indonesia. Indonesia memiliki   banyak permainan tradisional Indonesia yang mengasyikan dan menguntungkan. Contoh permainan tradisional di Indonesia adalah Petak Umpat, Galah Asin, Kelereng, dan Gasing. Petak Umpat adalah permainan yang dimainkan oleh minimal 2 orang dan apabila yang ikut bermain semakin banyak, permainan ini akan semakin seru. Biasanya permainan ini diawali dengan gambreng atau hompimpa untuk menentukan siapa yang akan menjadi kucing atau berjaga dan siapa yang akan mengumpat. Si Kucing atau yang berjaga akan menutup mata dengan tangan, dan biasanya si kucing akan menghitung (biasanya berhitung 1-10) dan yang akan mengumpat bersegera mencari tempat bersembunyi. Setelah si kuci...