Langsung ke konten utama

Tugas 2 Softskill - Review Jurnal Penelitian

Dalam tugas 2 ini, penulis akan mereview sebuah penelitian yang berjudul “Optimasi Komputasi menggunakan Algoritma Quantum Grover dan Keunggulannya dalam Pemecahan Permasalahan Pencarian” dimana penelitian ini dilakukan pada tahun 2016 yang ditulis oleh Royyan Abdullah Dzakiy.

Sumber Jurnal :

1. Masalah yang di Teliti
Mengolah data yang banyak dengan efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan pengetahuan yang dibutuhkan dengan melakukan optimasi terhadap proses komputasi.

2. Tujuan Penelitian
Menemukan algoritma yang mampu mengolah data dengan lebih cepat serta membandingkan algoritma pencarian sequensial dan mengangkat salah satu algoritma quantum.

3. Metode Penelitian
Dalam penelitian tersebut memakai metode Algoritma Grover dengan menggunakan composer Quantum Experience IBM.

4. Hasil Penelitian
Hasil dari penelitian menyatakan bahwa dalam melakukan percobaan menggunakan algoritma pencarian grover bahkan pada worstcase (untuk n=4), hanya dilakukan dalam satu langkah saja dan hasil akan ditemukan. Berbanding terbalik jika percobaan dilakukan hingga 1024 kali, hasil tidak akan tepat 100% tetapi hanya 90%.
Lalu dalam pengunaan algoritma kuantum yang sebenarnya, daftar pencarian akan bernilai lebih dari empat item. Pada hal ini, algoritma mengulangi tiga kali operasi kuantum dan menggeser sistem menuju state yang diinginlan setiap kali melewati loop.
Untuk daftar N item, algoritma hanya memerlukan akar kuadrat dari langkah N dibandingkan metode sequensialnya yang membutuhkan rata-rata N/2 langkah dari pencarian. Karena itu komputer kuantum dapat melakukan pencarian pada buku telepon dalam satu juta nama dengan 1000 kali iterasi dibandingkan harus mencari 500.000 kali.

5. Kelebihan dan Kekurangan
  • Kelebihan : Kelebihan menggunakan algoritma kuantum yaitu algoritma grover adalah jika melakukan pencarian dalam sebuah percobaan akan lebih cepat didapatkan hasilnya dibandingkan harus mencoba beberapa kali.
  • Kekurangan : Kekurangan justru ditunjukkan pada algoritma sekuensial dimana pada percobaan worstcase adalah harus dilakukan iterasi sebanyak n kasus, dalam hal ini 4 kali percobaan. Jika dibandingkan dengan algoritma grover, pencarian hanya dilakukan dalam satu langkah saja (satu kali percobaan).
6. Kesimpulan
Menggunakan algoritma kuantum seperti algoritma grover dapat menghemat waktu dalam pemecahan permasalahan pencarian karena akan lebih cepat mendapatkan hasil dalam sebuah percobaan. Jika ingin melakukan pencarian berulang kali untuk memastikan hasil percobaan yang didapatkan tepat, bisa menggunakan algoritma sekuensial. Dimana pada proses pencarian sebuah percobaan, dilakukan pencarian secara berulang sesuai dengan jumlah yang diminta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GIMP (GNU Image Manipulation Program)

Banyak sekali aplikasi/software pembuat gambar 2d yang salah satunya telah kita ketahui yaitu Adobe Photoshop. Adobe Photoshop merupakan aplikasi pembuat gambar 2d yang banyak sekali digunakan oleh pengguna animator-animator pemula maupun orang awam yang ingin memahami tentang gambar 2d dan animasi 2d. Tapi yang akan dibahas pada artikel ini bukanlah Adobe Photoshop melainkan GIMP atau sering disebut GNU Image Manipulation Program. Sebelumnya, Apakah itu GIMP ? Mengapa kita harus menggunakan GIMP? GIMP adalah sebuah aplikasi pengolah gambar raster atau bitmap dan program manipulasi gambar yang bias berjalan disemua platform sistem operasi. GIMP ini merupakan aplikasi Free Open Source Software, sehingga kita dapat menggunakan aplikasi ini secara gratis tanpa harus membayar lisensi dari si pembuat program. GIMP sangat cocok digunakan untuk image manipulation tasks, including photo retouching, image composition, dan image constraction. Seperti yang telah dibahas diatas Mengapa h...

Pengertian dan Fungsi Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) HTTP singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengirim dokumen atau halaman dalam WWW atau World Wide Web. Sedangkan pengertian HTTP menurut kamus besar adalah protokol jaringan untuk didistribusikan, kolaboratif, sistem informasi hypermedia. HTTP adalah dasar dari komunikasi data untuk WWW. Dalam pengertian HTTP tersebut, menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan dan seperti apa respon dari browser. Sejarah protokol HTTP pertama kali digunakan dalam WWW sekitar tahun 1990. Nah yang dipakai pada masa itu ialah protokol HTTP versi 0.9 yang merupakan protokol transfer data secara mentah, maksud mentah disini yaitu data tersebut dikirimkan tanpa melihat tipe dari dokumen itu sendiri. 6 Tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1996, protokol HTTP mengalami perbaikan sehingga menjadi protokol HTTP versi 1.0. Dan pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi selanjjutnya yaitu 1.1 untuk mengakomodasi...

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...