Langsung ke konten utama

Komponen untuk Membuat Film Pendek


Dalam membuat suatu karya, seseorang tidaklah harus memiliki alat-alat yang canggih dan sering digunakan untuk membuat suatu karya yang sangat besar. Misalnya dalam pembuatan film, seseorang tidak harus memiliki komponen-komponen seperti pembuatan film-film berkelas yang menggunakan teknologi modern. Saya akan menjelaskan beberapa komponen yang dibutuhkan untuk pembuatan film pendek yang bias dikatakan berkualitas.

  • Kamera

Kamera merupakan satu komponen penting dalam pembuatan suatu film. Membuat film tidaklah harus menggunakan kamera yang digunakan pada produksi-produksi film besar, dalam pembuatan film pendek kita bisa menggunakan kamera sekelas DSLR untuk mendapatkan hasil gambar yang bagus. Memilih kamera yang tepat juga diperlukan untuk mengurangi pengeluaran budget dalam meproduksi sebuah film pendek.

     Ada baiknya dalam pemilihan sebuah kamera harus memiliki fitur Image stabilizer / Image Stabilization untuk mengambil gambar lebih stabil tanpa memerlukan tripod yang menguras pengeluaran cukup dalam. Beberapa rekomendasi kamera DSLR untuk membuat film pendek yang berkualitas adalah Canon, Sony, dan Nikon.

  • Lighting (Pencahayaan)

Pencahayaan sangat dibutuhkan dalam pembuatan sebuah film untuk menghasilkan gambar yang kebih tajam. Untuk produsen yang berbudget minim dapat menggunaan pencahayaan menggunakan lampu LED dengan harga yang relatif lebih murah dibandinkan lampu yang biasa digunakan dalam pembuatan film.

  • Sound Recorder

Salah satu alat yang juga bagian terpenting dalam pembuatan film yaitu Sound Recorder. Tanpa adanya Sound Recorder, sebuah film tidak akan menghasilkan sebuah suara dengan kata lain hanya gambar yang disajikan dalam sebuah film. Jika mengandalkan microphone bawaan dari kamera tentu saja suara yang dihasilkan tidak sebagus Sound Recorder.

Oleh karena itu Sound Recorder merupakan bagian terpenting untuk membuat suatu film. Kita harus memastikan setiap suara dalam adegan film tersebut terekam dengan jelas sehingga dapat dinikmati. Selain itu juga kita harus memastikan saat perekaman suara diambil saat suasana sedang hening, jika tidak suara dalam film akan terganggu akibat suara-suara lain yang terekam dalam Sound Recorder.

  • Microphone

Tanpa adanya Microphone pun, Sound Recorder tidak dapat berfungsi. Ada 3 pilihan microphone untuk pengambilan suara sesuai kebuthan yaitu shotgun mic, boom mic, dan clip-on. Biasanya dalam pembuatan film pendek menggunakan boom mic karena ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga.

  • Laptop + Software

Setelah proses pengambilan gambar dan perekaman suara, hasil tersebut akan dilakukan proses editing pada sebuah laptop yang pastinya telah memiliki software untuk editing sebuah film. Software yang biasa dipakai adalah Adobe Premiere dan Sony Vegas Pro. Selain itu juga spesifikasi dari laptop juga harus diperhatikan untuk melakukan proses editing dalam sebuah film dimana dibutuhkan processor dan RAM yang tinggi misalnya seperti processor intel core i5 dan RAM 8 GB untuk memperlancar proses rendering dalam editing sebuah film.



Sumber Referensi :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...

Pengantar Teknologi Game

Teknologi Game Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi. Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. Dalam bahasa Indonesia game berarti permainan. Permainan yang dimaksud dalam game juga merujuk pada pengertian sebagai kelincahan intelektual (intellectual playability). Sementara kata game bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intele...