Langsung ke konten utama

GIMP (GNU Image Manipulation Program)


Banyak sekali aplikasi/software pembuat gambar 2d yang salah satunya telah kita ketahui yaitu Adobe Photoshop. Adobe Photoshop merupakan aplikasi pembuat gambar 2d yang banyak sekali digunakan oleh pengguna animator-animator pemula maupun orang awam yang ingin memahami tentang gambar 2d dan animasi 2d. Tapi yang akan dibahas pada artikel ini bukanlah Adobe Photoshop melainkan GIMP atau sering disebut GNU Image Manipulation Program.

Sebelumnya, Apakah itu GIMP ? Mengapa kita harus menggunakan GIMP? GIMP adalah sebuah aplikasi pengolah gambar raster atau bitmap dan program manipulasi gambar yang bias berjalan disemua platform sistem operasi. GIMP ini merupakan aplikasi Free Open Source Software, sehingga kita dapat menggunakan aplikasi ini secara gratis tanpa harus membayar lisensi dari si pembuat program. GIMP sangat cocok digunakan untuk image manipulation tasks, including photo retouching, image composition, dan image constraction.

Seperti yang telah dibahas diatas Mengapa harus GIMP? GIMP mendukung banyak format gambar, termasuk JPG dan PNG yang sering digunakan. Format ini dapat dibuka dihampir semua image editor dan image viewer. Untuk penyimpanan dalam format mentah, GIMP memiliki file format sendiri yaitu XCF. Sesuai ulasan diatas dimana aplikasi GIMP ini bersifat Open Source dimana kita bebas meng-kopi, menggunakan, mendapatkan source-code, memodifikasi sesuai kebutuhan, bahkan kita dapat mengeluarkan aspirasi dan kreatifitas kita agar GIMP lebih dikenal dan banyak digunakan.



  • Kelebihan GIMP

  1. Dapat digunakan dalam platform OS Windows, Linux, dan Mac OS.
  2. Gratis (Open Source).
  3. Edit layer teks lebih mudah.
  4. Aplikasi dapat digunakan pada PC berspesifikasi rendah / minimum sekalipun (biasanya dalam mengolah desain grafis memerlukan PC berspesifikasi tinggi).
  5. Dapat membuat gambar animasi walaupun masih dalam bentuk 2D.


  • Kekurangan GIMP

  1. Hanya mendukung 8 bit per-channel (tidak seperti Adobe Photoshop yang mendukung 64 bit per-channel).
  2. Masih sedikit pug-in yang tersedia.
  3. Fitur dan efek yang tidak selengkap Adobe Photoshop.



Sumber Referensi :






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...

Pengertian dan Fungsi Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) HTTP singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengirim dokumen atau halaman dalam WWW atau World Wide Web. Sedangkan pengertian HTTP menurut kamus besar adalah protokol jaringan untuk didistribusikan, kolaboratif, sistem informasi hypermedia. HTTP adalah dasar dari komunikasi data untuk WWW. Dalam pengertian HTTP tersebut, menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan dan seperti apa respon dari browser. Sejarah protokol HTTP pertama kali digunakan dalam WWW sekitar tahun 1990. Nah yang dipakai pada masa itu ialah protokol HTTP versi 0.9 yang merupakan protokol transfer data secara mentah, maksud mentah disini yaitu data tersebut dikirimkan tanpa melihat tipe dari dokumen itu sendiri. 6 Tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1996, protokol HTTP mengalami perbaikan sehingga menjadi protokol HTTP versi 1.0. Dan pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi selanjjutnya yaitu 1.1 untuk mengakomodasi...

Budaya Permainan Tradisional Indonesia

Permainan Tradisional Indonesia yang Mulai di Tinggalkan Indonesia adalah negeri yang kaya akan alam dan budaya. Budaya di Indonesia diantaranya Makanan Tradisional,Permainan Tradisional,Tari Tradisional dan lain lain. Disini saya akan membahas tentang Permainan Tradisional yang ada di Indonesia. Indonesia memiliki   banyak permainan tradisional Indonesia yang mengasyikan dan menguntungkan. Contoh permainan tradisional di Indonesia adalah Petak Umpat, Galah Asin, Kelereng, dan Gasing. Petak Umpat adalah permainan yang dimainkan oleh minimal 2 orang dan apabila yang ikut bermain semakin banyak, permainan ini akan semakin seru. Biasanya permainan ini diawali dengan gambreng atau hompimpa untuk menentukan siapa yang akan menjadi kucing atau berjaga dan siapa yang akan mengumpat. Si Kucing atau yang berjaga akan menutup mata dengan tangan, dan biasanya si kucing akan menghitung (biasanya berhitung 1-10) dan yang akan mengumpat bersegera mencari tempat bersembunyi. Setelah si kuci...