Langsung ke konten utama

Bagaimana Menjadi Game Depelover yang Baik ?



Langkah 1: Pemilihan Rute

Sebelum memulai jalan menuju mimpi sebagai game developer, kita harus terlebih dahulu menentukan apakah kita akan membuat game secara langsung atau tidak langsung.

Rute tidak langsung adalah dengan cara belajar terlebih dahulu mengenai cara membuat game dengan cara masuk ke sebuh perusahaan game developer, sebagai game designer, programmer atau graphic artist, sesuai dengan kemampuan kita miliki. Sedangkan yang dimaksud dengan rute langsung adalah dengan cara membuat game menggunakan skill dan pengalaman yang telah kita miliki.

Langkah 2: Perencanaan & Pre Production

Setelah menentukan rute, kita harus membuat perencanaan mengenai game yang ingin kita buat. Pada tahap ini kita menentukan game apa yang akan dibuat, mulai dari platform, genre, gaya visual serta gameplay.

Dari situ berangkat membuat Game Design Document (GDD) dengan tujuan untuk membuat patokan yang akan dipegang selama pembuatan game agar kita tidak kehilangan fokus dari tujuan dan hal apa saja yang ingin dibuat dalam game.

Langkah 3: Production

Pada tahap ini kita memulai untuk membuat game yang diinginkan. Ada berbagai software yang bisa digunakan untuk membuat game meskipun kita memiliki ataupun tidak memiliki skill programming yang memadai.





Langkah 4: Marketing

Setelah game selesai dibuat, maka tahap terakhir adalah bagaimana cara mengedarkan game tersebut dan menghasilkan buat kita.

Jadi, apakah para pembaca sudah merasa siap untuk membuat game? Rencanakan dengan matang,develop gamenya dengan sungguh-sungguh, dan pasarkan dengan professional agar dapat menjadi developer game di Indonesia yang dapat memajukan perkembangan game di Indonesia.

Sumber Referensi :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

GIMP (GNU Image Manipulation Program)

Banyak sekali aplikasi/software pembuat gambar 2d yang salah satunya telah kita ketahui yaitu Adobe Photoshop. Adobe Photoshop merupakan aplikasi pembuat gambar 2d yang banyak sekali digunakan oleh pengguna animator-animator pemula maupun orang awam yang ingin memahami tentang gambar 2d dan animasi 2d. Tapi yang akan dibahas pada artikel ini bukanlah Adobe Photoshop melainkan GIMP atau sering disebut GNU Image Manipulation Program. Sebelumnya, Apakah itu GIMP ? Mengapa kita harus menggunakan GIMP? GIMP adalah sebuah aplikasi pengolah gambar raster atau bitmap dan program manipulasi gambar yang bias berjalan disemua platform sistem operasi. GIMP ini merupakan aplikasi Free Open Source Software, sehingga kita dapat menggunakan aplikasi ini secara gratis tanpa harus membayar lisensi dari si pembuat program. GIMP sangat cocok digunakan untuk image manipulation tasks, including photo retouching, image composition, dan image constraction. Seperti yang telah dibahas diatas Mengapa h...

Pengertian dan Fungsi Hypertext Transfer Protocol (HTTP)

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) HTTP singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah suatu protokol yang digunakan untuk mengirim dokumen atau halaman dalam WWW atau World Wide Web. Sedangkan pengertian HTTP menurut kamus besar adalah protokol jaringan untuk didistribusikan, kolaboratif, sistem informasi hypermedia. HTTP adalah dasar dari komunikasi data untuk WWW. Dalam pengertian HTTP tersebut, menetapkan bagaimana pesan diformat dan ditransmisikan dan seperti apa respon dari browser. Sejarah protokol HTTP pertama kali digunakan dalam WWW sekitar tahun 1990. Nah yang dipakai pada masa itu ialah protokol HTTP versi 0.9 yang merupakan protokol transfer data secara mentah, maksud mentah disini yaitu data tersebut dikirimkan tanpa melihat tipe dari dokumen itu sendiri. 6 Tahun kemudian yaitu sekitar tahun 1996, protokol HTTP mengalami perbaikan sehingga menjadi protokol HTTP versi 1.0. Dan pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi selanjjutnya yaitu 1.1 untuk mengakomodasi...

Mengkonfigurasikan Audio system / Speaker dalam Home Theater dengan Baik

Setiap format surround sound selalu berkorelasi dengan channel-channel home theater. Ada beberapa jenis home theater berdasarkan konfigurasi channelnya. Yang paling umum adalah home theater 5.1 channel, diikuti home theater 6.1 channel, kemudian home theater 7.1 channel. Sebenarnya masih ada lagi konfigurasi yang lain, 9.1 channel dan 12.1 channel. Tapi nampaknya kedua jenis ini masih kurang umum. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasikan home theater menurut para expert. Yang dimaksud di sini adalah cara penempatan speaker-speaker home theater kita. Sangat disayangkan kalau kita asal-asalan menempatkan posisi speaker-speaker tersebut, yang justru akan membuat kita merasa tidak nyaman akibatnya. Berikut cara   Mengkonfigurasikan speaker untuk ke tiga jenis home theater : A. Home theater 5.1 channel. - Speaker 1. SW (subwoover). Pada dasarnya subwoover bisa diletakkan dimana saja asal kabelnya cukup. Jika dekat ke dinding atau pojok ruangan, suara...